Selalu Ada Rencana Tuhan

Diposting pada
Pernahkah kita disatu titik pernah mengalami sebuah kebingungan yang sangat. Bahkan pikiran kita tidak sampai untuk memikirkan penyebab dari kebingungan tersebut?. Ceritaku berikut ini mungkin sedikit mewakili dari apa yang kalian rasakan.

Baca juga : Memahami Hukum Wajib dan Sunah

Tepatnya hari minggu, jam 7:30 alarm berbunyi. Untuk ukuran hari minggu , jam 7:30 masih sangatlah pagi. Terlebih  malamnya selesai acara begadangng bareng temen-temen sampai larut malam. Antara lanjut tidur lagi atau bergegas mandi, butuh perdebatan panjang untuk hal itu. Si arif yang ingin tetap tidur, si subur yang bersikeras ingin segera bangun kemudian mandi dan si wijianto yang dilema antara keduanya.hehehehe
Selalu Ada Rencana Tuhan

Selang beberapa menit, saya segera bergegas bangun, berkaca sebentar dan keluar pergi ke sumur untuk menimba air. Biasa, anak kos olahraganya nimba air.hehehehehe. Cukup dengan 40 tarikan bak air, kamar mandi sudah tumpeh”. Saatnya mandi, menyayangi diri.

Mandipun sudah, cucian sudah kelar tadi malam, sarapan? , Eeemmmbb,mana pernah sarapan di bawah jam 10:00 pagi. Disinilah kebingungan mulai saya rasakan. Berasa sudah bersih, rapi, tapi tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Tak seperti biasanya juga, minggu pagi biasanya ada aja yang mengajak pergi entah di ajak jalan-jalan atau sekedar dimintai tolong mengantar ke alamat tertentu oleh teman. Semakin lama semakin bingung, berasa ingin beranjak keluar tapi kemana. Semua serba tidak jelas, tidak ada tujuan, tidak ada teman. Hari minggu yang sangat gak jelas.
Saya ikuti saja kemauan hati saya, berdiri , berkaca, merapikan rambut, buka loker ambil dompet, kemudian saya ambil kontak motor. Tujuan saya adalah ke Sanggar Teater KU. Dengan pikiran yang masih kebingungan,  saya segera berangkat dengan harapan disana ada teman”. Tak sesuai ekspektasi ternyata, di sanggarpun sepi. Beberapa menit di sanggar, tiduran gak jelas dan tidak lama sayapun bergegas pergi. Masih dengan kebingungan dan ketidakjelasan arah dan tujuan. Berangkat ke sanggar tadi lewat merr, pulang saya putuskan lewat panjang jiwo, sambil muter” menikmati jalan.
Tepat sebelum perempatan prapen muncul pertanyaan ” Tuhan punya rencana apa sih?” Entah saking bingungnya apa gimana, sampai” Tuhan mulai terbawa”. Setir saya belokkan kekiri, memasuki jl. Panjang jiwo. Nah, disinilah ternyata jawaban atas kebingungan yang saya rasakan. Tepat di depan saya ada bapak” sedang mendorong motor shogun. Saya ikuti dari belakang pelan” sambil saya perhatikan kenapa motor ini sampai di dorong. Saya perhatikan ban depan belakang ternyata baik” saja, akhirnya saya maju di samping bapak itu dan bertanya ” kehabisan bensin ya pak?” , Iya mas! Jawab bapak itu. 
Mari pak saya dorong, saya antar ke pom depan. Si bapak mulai menaiki motor, saya letakkan kaki kiri di atas knalpot motor si bapak dan saya tarik gas pelan”.
Sampai di pom panjang jiwo, si bapak langsing menyambung antrian untuk isi bahan bakar. Saya langsung banting setir, terdengar teriakan keras dari si bapak ” terima kasih mas!!!” Saya lanjutkan perjalanan pulang.
Tepat di depan carrefour saya teringat dengan pertanyaan yang muncul di pikiran saya ” Tuhan punya rencana apa sih?”. Terjawab sudah, saya di beri kebingungan dimaksudkan untuk menolong si bapak. Entah kebaikan apa yang biasa dilakukan si bapak, hingga kehabisan bensinpun Tuhan memberikan pertolonganya. Yang jelas saya merasakan nikmat yang luar biasa, berasa terbang, melayang. Biarpun di kata alay, tapi ini yang saya rasakan. Lanjut pulang.


Artikel menarik lainnya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.