Djacka Artub – Fiksionis Asal Bumi Ronggolawe Tuban

Diposting pada

Fiksionis Asal Bumi Ronggolawe Tuban – Kalimat tersebut sangat cocok untuk para blogger. Seorang blogger secara tidak langsung dituntut untuk kreatif dalam menyajikan suatu tulisan kepada pembaca. Informasi yang diberikan harus unik dan mengandung informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Unik disini dalam artian berbeda dari yang lainnya, unik karena benar-benar asli buah karya dari pikiran dan pengalaman.

Saya pribadi sangat kagum terhadap blogger yang hanya berorientasi pada sebuah karya, bukan berarti tidak membutuhkan penghasilan dari blog. Akan tetapi akhir-akhir ini kita diperlihatkan oleh fenomena yaitu menghasilkan uang melalui blog. Sehingga banyak para pemula yang mulai menggeluti dunia blogging. Hasilnya jelas bahwa apa yang mereka tulis semata-mata hanya karena uang. Bagaimana cara agar cepat menghasilkan uang melalui blog, bahkan segala cara dilakukan sehingga melupakan kualitas dari konten blog.
Kebanggaan saya jatuh kepada seorang Blogger Tuban yang bernama Djacka Artub. Mengapa saya sangat bangga kepada mas Djacka? Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, saya sangat bangga kepada seorang blogger yang benar-benar mengedepankan sebuah karya (bukan uang). Apa yang ditulis mas djacka artub diblognya merupakan buah karya dari pemikiran dan pengalaman. Semangatnya dalam menulis mampu menginspirasi saya. Bahkan ada salah satu tulisan mas djacka artub yang sangat menusuk. Siapapun blogger yang membaca tulisan tersebut, dijamin akan terinspirasi dan mampu meningkatkan semangat untuk menulis.
Tulisan tersebut berjudul “Babu saja menulis”, silahkan anda baca sendiri melalui link berikut :
  • http://www.arektuban.com/2017/01/babu-saja-menulis.html?m=1
Inti dari tulisan tersebut yang mampu membangkitkan semangat menulis saya adalah siapapun berhak menulis dan harus menulis. Menulis bukanlah pekerjaan orang-orang berpendidikan tinggi saja, tapi semua bisa menulis tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan tinggi. Jika babu saja menulis, bagaimana dengan anda? Mohon maaf jika kata babu disini terkesan kurang pantas, tapi lebih jelasnya bisa anda baca di blog mas djacka artub.
Karya yang dihasilkan oleh mas djacka artub lumayan banyak apalagi dibandingkan tulisan saya. Karya mas Djacka berupa Puisi,  Cerpen,  Catatan Ngadimin bahkan sampai Cerita Fiksi. Dua jempol saya untuk mas Djacka Artub, saya sendiri angkat tangan jika disuruh menulis puisi, apalagi sampai cerita fiksi. Sudah pantas jika saya menyebut mas Djacka Artub ini adalah seorang Fiksionis asal Bumi Ronggolawe. Bravo…
Agar tak hanya mendengar cerita dari saya, silahkan kunjungi blog milik mas Djacka Artub :

Siap-siap menemukan sejuta inspirasi dari fiksionis bumi wali. Hehehehe

Quote seorang Fiksionis :

Mungkin tidak ada yang menarik dari tulisan saya, tetapi saya selalu tertatik untuk menulis. Biarpun orang lain tidak tertarik membaca tulisan saya, tetapi membaca tulisan orang lain selalu menarik bagi saya. – Djacka Artub

Melihat quote dari kang Djacka saja, apa yang anda rasakan? Segere kunjungi blognya, untuk tahu lebih banyak tentang fiksionis asal bumi Ronggolawe.

Fiksionis asal tuban

 


Artikel menarik lainnya...

14 thoughts on “Djacka Artub – Fiksionis Asal Bumi Ronggolawe Tuban

  1. Kalau karya dari mas @Djacka Artub sudah tidak diragukan lagi mas., karena kami sama2 dari alumni flatform blogging ponsel, dan punya t-shirt yang sama juga "Berkarya Tanpa Baras"..

  2. Kalau saya niat menulis ingin mendapatkan rezeki, berkarya juga ingin mendapatkan rezeki. Nah rezeki ini kan luaa, jangan dipersempti sehingga seolah-olah ngeblog hanya mengejar duit.
    Duit bagian kecil sari rezeki, dengan berkarya menulis kita akan mendapatkan imbalannya. Entah ketenaran, kesenangan atau kepuasan bisa menyampaikan segala uneg-unegnya ,bisa bermanfaat bagi orang lain sehingga memperbanyak saudar/teman. Dan nanti akhirnya uang akan mengalir dengan sendirinya.

  3. Eh, cah… Saya telat koment.
    Yo wes… Matur tengkyu ae atas reviewnya, mas. Meskipun karya saya masih asal2an, tetapi reviewnya bikin saya malu. Iya, malu. Malu karena saya dibilang blogger kebanggan. Wkwkwkw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *